"Secara akhlak, saya harus akui beliau luar biasa. Beliau menerima kami dengan sangat baik, padahal beliau merasa sebagai pihak yang difitnah. Saya merasa dalam hal akhlak, Jokowi jauh lebih baik," kata Eggi.
Eggi juga menyindir Roy Suryo dan kawan-kawan yang disebutnya merasa "jagoan" dalam kasus ini. "Kan ada Roy Suryo dan kawan-kawan yang merasa jagoan, dia lawan aja tuh," sindirnya.
Topik Ijazah Tidak Dibahas, Fokus pada Masa Depan
Menariknya, dalam pertemuan itu, persoalan keaslian ijazah justru tidak menjadi bahasan utama. Eggi menyebut kedua pihak sudah mencapai tahap saling memahami.
"Tidak ada pembahasan soal ijazah di sana. Kata Pak Jokowi, itu tidak penting lagi, yang penting bicara ke depan," ungkap Eggi.
Dengan terbitnya SP3, Eggi menganggap masalah hukumnya selesai secara administratif, meski ia tetap memegang prinsip hukum yang diyakininya.
Eggi Tegaskan Pihak yang Berwenang dan Sindir Pengacara Pencari Panggung
Eggi menertibkan pihak-pihak yang mengklaim ikut mengurus perkaranya. Ia menegaskan bahwa urusan hukum sepenuhnya ditangani oleh Elida Netti, sementara komunikasi publik diserahkan kepada wartawan senior, Agusto.
"Suara resmi ada pada Agusto. Jangan ada lagi yang mengaku-ngaku mengurus perkara ini mewakili saya. Yang bekerja keras itu Bu Eli," kata Eggi dengan tegas.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI