Klaim Skripsi dan Transkrip Nilai Jokowi Tidak Autentik
Lebih lanjut, Dokter Tifa mengklaim bahwa dari ratusan dokumen tersebut, terdapat bukti yang menunjukkan ketidakaslian skripsi Jokowi. Keyakinannya ini, menurutnya, didasarkan pada pendekatan ilmiah dan metodologi riset.
"Kami bertiga sudah berkali-kali menyampaikan bahwa skripsi dari Joko Widodo itu adalah skripsi palsu. Kami meyakini berdasarkan ilmu pengetahuan," katanya.
Ia juga menyoroti perbedaan format transkrip nilai yang pernah diperlihatkan Bareskrim dengan transkrip nilai lulusan UGM tahun 1985 pada umumnya. Berdasarkan analisis terhadap dokumen-dokumen tersebut, ia menarik kesimpulan yang tegas.
"Kami bisa pastikan, 99,9 persen, itu palsu. Dari tiga bangunan dokumen ini saja, kita bisa simpulkan bahwa beliau tidak pernah lulus sebagai sarjana kehutanan UGM," pungkas Dokter Tifa.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI