Tak hanya jantung, saluran pernapasan juga menjadi target kerusakan. Menghirup zat kimia ini memicu iritasi hebat, pembengkakan, batuk, hingga sesak napas akut.
"Bisa menimbulkan iritasi pada saluran napas... Apalagi kalau penggunanya punya riwayat asma, itu efeknya akan jauh lebih parah," tegas Prof. Erlina.
Dampak Jangka Panjang dan Kecanduan
Pengguna akan merasakan euforia dan kepercayaan diri instan, yang justru menjebak mereka dalam siklus adiksi. Efek jangka panjangnya sangat menghancurkan:
- Kerusakan permanen pada jantung dan paru-paru.
- Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan diare kronis.
- Gangguan permanen pada cara berpikir dan fungsi otak.
Prof. Erlina mengingatkan, selain menyebabkan kecanduan, zat dalam Whip Pink dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan kognitif penggunanya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri