Tak hanya jantung, saluran pernapasan juga menjadi target kerusakan. Menghirup zat kimia ini memicu iritasi hebat, pembengkakan, batuk, hingga sesak napas akut.
"Bisa menimbulkan iritasi pada saluran napas... Apalagi kalau penggunanya punya riwayat asma, itu efeknya akan jauh lebih parah," tegas Prof. Erlina.
Dampak Jangka Panjang dan Kecanduan
Pengguna akan merasakan euforia dan kepercayaan diri instan, yang justru menjebak mereka dalam siklus adiksi. Efek jangka panjangnya sangat menghancurkan:
- Kerusakan permanen pada jantung dan paru-paru.
- Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan diare kronis.
- Gangguan permanen pada cara berpikir dan fungsi otak.
Prof. Erlina mengingatkan, selain menyebabkan kecanduan, zat dalam Whip Pink dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan kognitif penggunanya.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka