Tak hanya jantung, saluran pernapasan juga menjadi target kerusakan. Menghirup zat kimia ini memicu iritasi hebat, pembengkakan, batuk, hingga sesak napas akut.
"Bisa menimbulkan iritasi pada saluran napas... Apalagi kalau penggunanya punya riwayat asma, itu efeknya akan jauh lebih parah," tegas Prof. Erlina.
Dampak Jangka Panjang dan Kecanduan
Pengguna akan merasakan euforia dan kepercayaan diri instan, yang justru menjebak mereka dalam siklus adiksi. Efek jangka panjangnya sangat menghancurkan:
- Kerusakan permanen pada jantung dan paru-paru.
- Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, dan diare kronis.
- Gangguan permanen pada cara berpikir dan fungsi otak.
Prof. Erlina mengingatkan, selain menyebabkan kecanduan, zat dalam Whip Pink dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan kognitif penggunanya.
Artikel Terkait
Menu MBG Nabire Mewah Saat Gibran Kunjungi: Rendang hingga Viral di Medsos
3 Kebijakan Pemerintah yang Memberatkan Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, hingga Tol Kena PPN
Vaksin HPV untuk Laki-Laki Dimulai 2026: Sasaran, Manfaat, dan Strategi Cegah Kanker Serviks
Polemik Ijazah Jokowi Menurut Pengacara: Tak Selesai Meski Ditunjukkan ke Publik