Bahaya Nge-Whip: Waspada, Jantung Bisa Berhenti Mendadak!
Penyelidikan atas meninggalnya seorang selebgram mendadak menyoroti bahaya tersembunyi dari Whip Pink. Produk yang biasa untuk pembuatan krim kocok ini disalahgunakan untuk mencapai sensasi 'fly' dengan menghirup gas Nitrous Oxide (N2O) atau yang dikenal sebagai 'nge-Whip'.
Apa Itu Nge-Whip dan Mengapa Berbahaya?
Aktivitas 'nge-Whip' adalah menghirup langsung gas Nitrous Oxide (N2O) dari tabung Whip Cream. Meski dijual bebas untuk keperluan kuliner, penyalahgunaannya memberikan efek psikoaktif yang serius. Dokter Spesialis Paru, dr. Erlina Burhan, memperingatkan bahwa produk semacam ini sering mengandung zat berbahaya seperti Piperazine dan Catinone.
Dampak Mematikan pada Jantung dan Tubuh
Bahaya utama penyalahgunaan Whip Pink terletak pada sistem kardiovaskular. Pengguna berisiko tinggi mengalami gangguan irama jantung atau aritmia.
"Dalam dosis yang berlebihan, jantung bisa kehilangan kendali irama dan berhenti berdetak secara mendadak," jelas dr. Erlina Burhan. Kondisi ini dikenal sebagai sudden cardiac arrest (SCA) atau henti jantung mendadak.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?