Beruntung, tak lama setelah kejadian, bantuan mulai mengalir untuk keluarga Sudrajat. Warga sekitar melalui pengurus RW langsung membelikan material perbaikan rumah setelah dana desa turun.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga turun tangan memberikan bantuan, termasuk sembako. Bantuan ini diserahkan oleh Sekretaris Kecamatan Rawa Panjang Elfi Nila Hartanti, Kepala Desa Mohammad Agus, serta perwakilan Dinas Sosial, Ferianto.
Janji Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Sudrajat
Pihak pemerintah tidak hanya membantu perbaikan rumah, tetapi juga berkomitmen untuk membantu anak-anak Sudrajat agar dapat kembali bersekolah. Menurut data pemerintah, dari empat anak Sudrajat, satu masih bersekolah dan tiga lainnya putus sekolah.
“Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden,” tegas Elfi Nila Hartanti. “Ini menjadi PR kita untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar agar dapat mengenyam pendidikan,” lanjutnya.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Bantuan untuk keluarga Sudrajat juga datang dari berbagai pihak lain, termasuk Polres Bogor dan mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Saat ini, Sudrajat dilaporkan sedang dibawa oleh tim KDM untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Kisah Sudrajat ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan peran pemerintah dalam menjangkau warga yang hidup dalam keterbatasan, khususnya dalam hal pendidikan dan tempat tinggal yang layak.
Artikel Terkait
Kisah Pilu Sudrajat, Penjual Es Gabus Viral: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Dinilai Bebek ke Trump dan Rusak HAM
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Dinilai Bebek ke Trump
Oknum Polisi Diperiksa Propam Usai Viral Tuding Penjual Es Gabus Pakai Spons, Sudah Minta Maaf