Kasus Ijazah Jokowi: Titik Tekan Politik dan Meningkatnya Skeptisisme Publik
Oleh: Erizal (Direktur ABC Riset & Consulting)
Durasi kasus ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belum tuntas semakin memberikan tekanan pada posisi politiknya. Metode penyelesaian yang digunakan sebelumnya terbukti tidak lagi efektif di tengah sorotan publik yang intens.
Upaya seperti melaporkan pihak yang meragukan keaslian ijazah, sementara dokumen itu sendiri belum diverifikasi secara transparan, justru menuai kritik. Publik mengamati pola serupa dengan kasus Bambang Tri dan Gus Nur di masa lalu, di mana proses hukum berjalan sebelum kejelasan fakta.
Serangan balik terhadap peraga seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma juga tidak sepenuhnya meredakan gejolak. Meski latar belakang mereka dipertanyakan, tuntutan untuk kejelasan dan verifikasi fakta atas ijazah tersebut justru mendapatkan dukungan publik yang luas.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Buka Suara: Pertemuan Rahasia dengan Jokowi, Syarat SP3, dan Nasihat Kesehatan yang Mengguncang
Eka Gumilar Meninggal Dunia: Tokoh Rekat Indonesia & Alumni 212 Wafat di Bogor
Jokowi Tegas Bantah Jadi Wantimpres Prabowo: Alasan & Dampak Politiknya
Mensos Gus Ipul Bantah Wali Kota Denpasar: Penonaktifan PBI BPJS Bukan Instruksi Presiden