Jokowi Tegas Bantah Jadi Wantimpres Prabowo: Alasan & Dampak Politiknya

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:25 WIB
Jokowi Tegas Bantah Jadi Wantimpres Prabowo: Alasan & Dampak Politiknya

Jokowi Tegas Bantah Isu Jadi Wantimpres Prabowo: "Saya di Solo Saja, Bukan Pejabat Lagi"

Isu mengenai mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan bergabung dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) akhirnya dijawab tegas oleh yang bersangkutan. Di tengah ramainya spekulasi reshuffle kabinet dan penguatan poros politik, Jokowi memilih untuk tidak kembali masuk ke dalam struktur kekuasaan.

Pernyataan Tegas Jokowi Usai Tonton Bola di Solo

Kabar tentang Jokowi masuk Wantimpres mencuat awal Februari 2026. Namun, Jokowi langsung membantahnya. "Enggak lah, saya di Solo aja, di Solo aja," ujar Jokowi usai menonton pertandingan Persis Solo vs Madura United di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026).

Ia menegaskan statusnya saat ini sudah bukan pejabat pemerintah. "Saya ini sekarang bukan pejabat pemerintah lagi ya, sudah tinggal di Solo sudah," jelasnya. Pernyataan santai namun tegas ini menegaskan keputusannya untuk tidak kembali ke lingkar pemerintahan.

2 Alasan Utama Jokowi Menolak Posisi Wantimpres

Dari pernyataannya, terdapat dua alasan pokok penolakan Jokowi:


  1. Status sebagai Warga Biasa: Jokowi menekankan bahwa dirinya kini adalah warga negara biasa, bukan lagi pejabat publik yang aktif.

  2. Fokus Hidup di Solo: Mantan Presiden tersebut ingin sepenuhnya menikmati masa purnatugasnya dengan fokus tinggal dan beraktivitas di Kota Solo.

Ketika ditanya apakah sudah ada pembicaraan dengan Presiden Prabowo Subianto, Jokowi kembali menegaskan, "Sudah saya sampaikan, saya di Solo aja." Pernyataan ini mematahkan spekulasi adanya komunikasi intensif mengenai penempatannya di lembaga penasihat presiden tersebut.


Halaman:

Komentar