Perjalanan Hidup dan Bisnis Sang Taipan
Kisah sukses Low Tuck Kwong berawal dari perjuangan. Ia mengikuti ayahnya yang bermigrasi dari China ke Singapura saat masih kecil. Di usia remaja, ia sudah membantu bisnis konstruksi keluarga. Namun, Low memilih untuk merintis jalan sendiri di Indonesia pada usia 25 tahun.
Proyek pertamanya adalah pekerjaan dasar untuk sebuah pabrik es krim di Ancol, Jakarta Utara. Dengan ketekunan dan inovasi, bisnisnya berkembang hingga akhirnya masuk ke sektor pertambangan batu bara. Keputusan untuk membeli tambang batu bara di masa awal sempat ditertawakan banyak pihak, tetapi kini justru menjadi sumber kekayaannya yang utama.
"Perjalanan kami tidak mudah sejak awal. Orang-orang menertawakan kami (karena membeli tambang). Mereka bilang kami gila," kenang Low tentang awal mula bisnis batu baranya.
Pembelian lukisan "Kuda Api" SBY oleh Low Tuck Kwong ini semakin mengukuhkan minat kolektor kelas kakap terhadap karya seni bernilai tinggi, sekaligus menunjukkan apresiasi terhadap karya mantan presiden di pasar seni Indonesia.
Artikel Terkait
Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar, Viral dan Tuai Pro Kontra
Dokter Piprim Tuding Menkes Bohong Soal Konsultan Jantung Anak di RSUP Fatmawati, Ini Faktanya
Lukisan Kuda Api SBY Terjual Rp 6,5 Miliar di Lelang Partai Demokrat, Ini Pembelinya
Eggi Sudjana Ultimatum Pandji Pragiwaksono: Minta Maaf atau Proses Hukum Berlanjut