Menag: Boikot Produk Pro-Israel Bukan Solusi, Ribuan Pekerja RI Terancam PHK
MULTAQOMEDIA.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai gerakan boikot produk yang dianggap berafiliasi dengan Israel bukan solusi efektif untuk konflik di Gaza. Menurutnya, aksi ini justru berpotensi merugikan perekonomian dan dunia usaha dalam negeri.
Pernyataan ini disampaikan Menag dalam acara silaturahmi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Dampak Boikot: Ancaman PHK Ribuan Pekerja
Nasaruddin Umar mengungkapkan keprihatinannya atas dampak langsung gerakan boikot terhadap sektor ketenagakerjaan. Ia menyebut, sekitar 3.000 karyawan di sektor restoran cepat saji di Indonesia telah menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat penurunan aktivitas bisnis.
"Ini berarti umat Islam dua kali rugi. Di sana dibantai, di sini di-PHK," ujar Nasaruddin menegaskan.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI