"Kenapa pertimbangkan? Karena nanti dihitung kan, berapa sih anak kebutuhannya. Nanti berapa biayanya. Nanti dihitung bareng," jelas Tommy di Polda Metro Jaya.
Tommy menegaskan bahwa Insanul Fahmi terbuka untuk memenuhi tuntutan asalkan besaran angka tersebut masuk dalam batas kewajaran. "Tetapi nanti kalau memang itu suatu masuk ke dalam satu kewajaran, saya rasa Mas Insanul sudah siap sih, sudah oke aja," tambahnya.
Bantahan Soal Tawaran Nafkah Rp1 Juta
Merespons beredarnya kabar tentang tawaran nafkah hanya Rp1 juta, Tommy menilai hal tersebut seharusnya tidak menjadi konsumsi publik. Menurutnya, perbedaan angka dalam pembicaraan awal adalah hal yang wajar dalam proses negosiasi antara kedua belah pihak.
"Kalau ya mungkin ada pembicaraan-pembicaraan yang nilai-nilainya masih belum cocok, kayak misalnya Rp1 juta, kan tentunya hal-hal seperti itu tuh bicaranya antara pribadi. Harusnya berdua lah dibicarakan," pungkas Tommy.
Kasus gugatan cerai ini masih dalam proses hukum dan terus menjadi perbincangan hangat di kalangan publik.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?