"Kenapa pertimbangkan? Karena nanti dihitung kan, berapa sih anak kebutuhannya. Nanti berapa biayanya. Nanti dihitung bareng," jelas Tommy di Polda Metro Jaya.
Tommy menegaskan bahwa Insanul Fahmi terbuka untuk memenuhi tuntutan asalkan besaran angka tersebut masuk dalam batas kewajaran. "Tetapi nanti kalau memang itu suatu masuk ke dalam satu kewajaran, saya rasa Mas Insanul sudah siap sih, sudah oke aja," tambahnya.
Bantahan Soal Tawaran Nafkah Rp1 Juta
Merespons beredarnya kabar tentang tawaran nafkah hanya Rp1 juta, Tommy menilai hal tersebut seharusnya tidak menjadi konsumsi publik. Menurutnya, perbedaan angka dalam pembicaraan awal adalah hal yang wajar dalam proses negosiasi antara kedua belah pihak.
"Kalau ya mungkin ada pembicaraan-pembicaraan yang nilai-nilainya masih belum cocok, kayak misalnya Rp1 juta, kan tentunya hal-hal seperti itu tuh bicaranya antara pribadi. Harusnya berdua lah dibicarakan," pungkas Tommy.
Kasus gugatan cerai ini masih dalam proses hukum dan terus menjadi perbincangan hangat di kalangan publik.
Artikel Terkait
Profil Sony Sonjaya: Eks Wakil BGN yang Kabur dan Akhirnya Ditangkap
Penahanan Tersangka di KUHAP Baru 2025: Momentum & Mekanisme Perubahan Status dari Bebas ke Ditahan
Prabowo Peringatkan Pejabat Antikorupsi, Mantan Kepala BGN Tersangka Kasus MBG
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis