Motor Listrik MBG Rp56,8 Juta/Unit: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran?
Viral di media sosial video gudang penuh motor listrik masih terbungkus plastik lengkap dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN). Motor-motor tersebut disebut sebagai armada operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Informasi yang beredar menyebutkan ada 70.000 unit motor yang akan didistribusikan, terutama di Jawa Barat dan daerah lain. Harga per unit mencapai Rp56,8 juta, sehingga total nilai pengadaan mencapai Rp3,976 triliun atau hampir Rp4 triliun.
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik MBG
Motor yang dimaksud diduga kuat adalah Emmo JVX GT, tipe adventure/trail listrik dengan spesifikasi:
- Tenaga puncak hingga 7.000 watt (sekitar 9,4 hp)
- Kecepatan maksimal 80 km/jam
- Jarak tempuh sekitar 70 km
- Fitur fast charging (30–80% dalam 1 jam)
- Ground clearance tinggi dan suspensi long travel untuk medan berat
Harga Rp56,8 juta per unit ini tergolong sangat mahal untuk motor listrik operasional. Bahkan setara dengan harga mobil bekas seperti Toyota Avanza generasi lama.
Kritik Keras soal Efisiensi Anggaran Program MBG
Di tengah gaung efisiensi anggaran negara, pengeluaran hampir Rp4 triliun hanya untuk armada motor listrik ini menuai banyak pertanyaan.
Dengan uang Rp56,8 juta, masyarakat biasa bisa membeli 2 hingga 3 unit motor matic konvensional (contoh: Honda Beat sekitar Rp19–20 juta per unit) atau bahkan motor listrik lokal lain yang jauh lebih murah, seperti:
- Gesits atau United E-Motor di kisaran Rp23–30 juta
- Beberapa model adventure listrik lain di bawah Rp40 juta
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri