Juru Bicara Bantah JK Emosional, Ungkap Peran Kunci dalam Karier Politik Jokowi
Multaqomedia.com – Juru bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, menegaskan bahwa mantan wapres itu tidak emosional saat menyampaikan klarifikasi terkait dugaan penistaan agama. Pernyataan itu sekaligus menanggapi komentar Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menyebut JK terlihat emosional dalam konferensi pers pada Sabtu, 18 April 2026.
Husain Abdullah menjelaskan bahwa nada tinggi yang digunakan JK bukanlah bentuk emosi, melainkan upaya untuk meyakinkan para loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerap menarasikan bahwa JK tidak tahu balas budi.
Misi Klarifikasi dan Pengakuan Peran Politik
"Pak JK tidak emosional. Beliau menyampaikan pernyataan dalam nada tinggi untuk menegaskan fakta sejarah yang selama ini sering diputar-balikkan," ujar Husain, seperti dikutip dari pemberitaan, Minggu (19/4/2026).
Lebih lanjut, Husain membeberkan alasan di balik pernyataan tegas JK. Menurutnya, JK ingin meluruskan narasi yang menyebut dirinya tidak berterima kasih kepada Jokowi, padahal menurutnya, justru JK yang memiliki peran kunci dalam mengantarkan Jokowi ke puncak karier politik.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri