Unggahan Kontroversial di Instagram
Sebulan sebelum kejadian, tepatnya 9 Maret 2026, Hendrikus mengunggah cerita yang mengundang kontroversi. Ia mengaku mendapat tawaran pekerjaan senilai Rp1 miliar untuk "mengambil ginjal bintang", dan menyatakan masih mempertimbangkannya.
Di unggahan lain, ia menulis pernyataan yang bernada ancaman: "Kami baik kepada semua orang, Tapi kalau orang jahat sama kami, Kami akan tunjukan kalau kami lebih jahat...". Unggahan itu ditandai dengan sebutan "Keluarga AMKEI & RAMBO 4294 SEMARANG".
Prestasi dan Latar Belakang Pendidikan
Selain sebagai atlet, Hendrikus diketahui merupakan mahasiswa hukum di UNTAG Semarang. Ia memiliki sejumlah prestasi di bidang bela diri, antara lain medali emas pada Kejuaraan Muaythai Open Se-Jawa 2025 dan Semarang Fight Night 4. Di kalangan tertentu, ia dijuluki "Kei Bad Boy".
Motif Dendam di Balik Pembunuhan
Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, mengungkapkan motif utama kejadian ini adalah dendam lama. Kedua pelaku meyakini bahwa Nus Kei merupakan otak di balik pembunuhan saudara mereka, Fenansius Wadanubun alias Dani Hollat, yang tewas di Bekasi beberapa tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri