MULTAQOMEDIA.COM - Ratusan warga menggelar demonstrasi menolak rencana pembangunan kawasan industri di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Aksi yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026) di depan Kantor Bupati Takalar ini berakhir ricuh setelah massa kecewa karena tidak ditemui oleh bupati. Para demonstran merobohkan pagar dan menerobos masuk ke area perkantoran.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Masyarakat Laikang merusak pagar kantor bupati dan berusaha masuk ke dalam gedung untuk bertemu langsung dengan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus. Aparat keamanan berusaha menghalau laju massa yang nekat menerobos hingga ke ruang kerja bupati. Kemarahan warga memuncak karena bupati tidak kunjung menemui mereka meskipun orasi telah berlangsung selama beberapa jam.
Para pengunjuk rasa menuntut pembatalan rencana pembangunan kawasan industri di Desa Laikang. Mereka menilai proyek tersebut mengancam mata pencaharian warga, terutama petani rumput laut yang menggantungkan hidup dari hasil laut di wilayah tersebut. Salah satu demonstran, Nasrun, menyampaikan bahwa tindakan menerobos pagar adalah bentuk kemarahan masyarakat yang sudah tidak tertahankan.
Sementara itu, pihak DPRD Kabupaten Takalar memberikan tanggapan terkait aksi ini. Anggota Komisi I DPRD Takalar, Ahmad Nyengka, menegaskan bahwa rencana pembangunan kawasan industri masih dalam tahap pembahasan di tingkat dewan dan belum final. Ia berharap para pengunjuk rasa tetap mengawal proses tersebut dengan tertib. Aksi serupa sebelumnya juga telah dilakukan warga Desa Laikang sebagai bentuk penolakan. Massa mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.
Artikel Terkait
Putusan PTUN Batalkan Sanksi Etik UI: Jimly Asshiddiqie Sebut Hakim Tak Paham Batas Hukum dan Otonomi Akademik
Said Didu Jenguk Roy Suryo dan Dokter Tifa di Polda Metro Jaya, Begini Kondisi Terbaru Kedua Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda Usai Cek Kesehatan, Kondisi Lemas Usai Diperiksa di RS Polri
Refly Harun Murka! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksa Pakai Rompi Oranye, Dianggap Kriminal