Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai negara paling aman di dunia. Dalam pidatonya yang penuh semangat, ia melontarkan sindiran tajam kepada pihak-pihak yang pesimis terhadap masa depan bangsa. Momen ini terjadi saat acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Fasilitas Kilang Gasoline, Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026.
Prabowo mengingatkan bahwa sejak awal kemerdekaan, Indonesia telah berkali-kali menghadapi berbagai ancaman. Mulai dari upaya perpecahan, infiltrasi, hingga pemberontakan yang bertujuan melemahkan persatuan. Namun, ia menekankan bahwa Indonesia selalu mampu bertahan dan bangkit menjadi negara besar.
"Kita dijajah, kita diadu domba, kita diinfiltrasi, dibikin pemberontakan-pemberontakan seperti DI/TII, Angkatan Perang Ratu Adil, RMS, PGRS Paraku, PRRI Permesta, dan gerakan ini gerakan itu. Terus, kita dibikin apalagi? Indonesia gelap? Matanya burem? Indonesia gelap? Indonesia terang!" tegas Prabowo dengan lantang.
Prabowo kemudian menyindir mereka yang memilih meninggalkan Indonesia karena merasa pesimis. Menurutnya, di tengah kondisi global yang penuh konflik, justru Indonesia berada dalam posisi yang sangat baik dan stabil.
Artikel Terkait
Mantan Puteri Indonesia Jadi Tersangka Praktik Dokter Ilegal, 15 Korban Cacat Permanen
Guru Ngaji Cabul di Tangerang: 4 Santriwati Jadi Korban, Modus Pengusiran Jin
Ratusan Warga Takalar Ricuh, Pagar Kantor Bupati Dirubuhkan Tolak Kawasan Industri
Maia Estianty Cuek Tak Salaman dengan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela di Pernikahan El Rumi, Netizen Soroti Sikapnya