Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekaman kamera pengawas (CCTV), polisi memastikan pelaku bertindak sendirian saat situasi di lokasi sedang sepi.
Usai melakukan aksinya, pelaku sempat bersikap tenang dan tetap bekerja seperti biasa. Namun, gerak cepat polisi membuat pelaku akhirnya berhasil dibekuk di wilayah Surabaya.
Sementara itu, adik korban, Adi Deden Februardi, mengaku terkejut atas peristiwa tersebut. Menurut keluarga, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak pernah banyak bercerita mengenai masalah pribadinya.
Keluarga juga mengaku sempat mendengar cerita mengenai pinjaman online yang dipinjam oleh teman korban. Namun, mereka tidak menyangka persoalan tersebut akan berujung pada tragedi pembunuhan.
"Pagi kejadian, HP kakak hilang, tetapi sepeda motor dan dompet masih ada. Kami juga heran karena yang pertama kali dihubungi justru kakak ipar saya, padahal tidak saling mengenal," kata Adi.
Hingga kini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih terus mendalami barang bukti dan keterangan sejumlah saksi guna melengkapi proses penyidikan kasus pembunuhan satpam ini.
Artikel Terkait
Nikkei 70.000: Ancaman Black Swan dan Gray Rhino di Balik Rekor Pasar Saham Jepang
Jokowi Blusukan di Lampung, Akhiri Safari Politik dengan Traktir Jajanan dan Temu Kangen Teman Kuliah
Cara Kerja Live Match Update IPL: Panduan Skor, Statistik, dan Analisis Real-Time
Tragedi Pelatihan Militer: Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Keras Kematian 5 Calon Manajer Koperasi Desa