Dari puluhan titik pengamatan, hilal berhasil terkonfirmasi terlihat oleh KH Su’udul Azka dan Sarkasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Keduanya telah disumpah oleh Hakim Pengadilan Agama Lamongan, Tommi Asram. Menag Nasaruddin memastikan bahwa seluruh laporan hasil pengamatan telah dikumpulkan sebagai bahan pertimbangan utama dalam sidang isbat.
Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal ini menegaskan bahwa perpaduan data hisab dan kesaksian ruqyat dari berbagai wilayah membuat keputusan pemerintah sangat objektif, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Berdasarkan hasil hisab dan laporan hilal, disepakati bahwa 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 M,” jelasnya.
“Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026 M,” tutup Menag Nasaruddin Umar dalam pengumuman resmi pemerintah.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri