Profil AKP Yohanes Bonar: Kasat Narkoba Polres Kukar yang Jadi Tersangka Peredaran Narkoba
Penetapan AKP Yohanes Bonar Adiguna (YBA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan narkotika golongan II jenis etomidate menjadi sorotan publik. Perwira polisi yang menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) ini sebelumnya dikenal memiliki karier cemerlang di lingkungan Polda Kaltim.
Yohanes merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2015. Kariernya di institusi kepolisian banyak diwarnai penugasan di bidang penegakan hukum dan operasional.
Profil dan Karier AKP Yohanes Bonar Adiguna
Lima tahun setelah lulus Akpol, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan masuk dalam jajaran delapan besar peserta didik. Pada 2020, Yohanes dipercaya menjabat sebagai Kasat Polair Polres Paser. Setelah itu, ia bertugas di lingkungan pimpinan Polda Kaltim sebagai Pamin Sepripim.
Namanya kemudian masuk dalam jajaran perwira yang mendapat penugasan di fungsi reserse kriminal. Ia sempat menjabat sebagai Pejabat Sementara (Ps) Kasat Reskrim Polres Kutai Barat sebelum kembali dipercaya mengisi posisi serupa di Polres Bontang pada 2022.
Selain di bidang reserse, Yohanes juga pernah memimpin wilayah kepolisian sektor sebagai Kapolsek Sungai Kunjang, Samarinda.
Penanganan Kasus yang Menjadi Perhatian Publik
Saat menjabat Kapolsek Sungai Kunjang, ia sempat menangani kasus pembunuhan dua balita yang dilakukan ayah kandung pada 25 Juli 2025. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan korban anak-anak.
Jabatan terakhir yang diembannya ialah Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara sejak Desember 2025. Namun, karier yang sebelumnya dinilai cukup menjanjikan itu kini tercoreng setelah dirinya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan peredaran narkotika golongan II jenis etomidate.
Artikel Terkait
TNI AD Diadili: Tuntutan 12 Tahun Penjara untuk Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
Viral! Warung Bakso di Klaten Kenakan Biaya AC Rp3.000 Per Orang, Manajemen Minta Maaf
Perkembangan Teknologi Ponsel Modern: Kamera Profesional, Performa Canggih, dan Fitur Terbaru 2025
Prabowo Tanya Soal Dolar ke Menkeu di Tengah Rupiah Tembus Rp17.630, Begini Respons Tak Terduga