Selain mengamankan posisi Gibran, Jamiluddin menganalisis target kedua dari safari politik tersebut. Jokowi disebut ingin mendongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar mampu melenggang ke Senayan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. "Target itu harus dicapai agar PSI dapat meningkat levelnya menjadi partai menengah. Peningkatan itu diperlukan agar PSI memiliki bargaining politik di mata partai politik lainnya," paparnya.
Kendati demikian, Jamiluddin menilai upaya Jokowi merealisasikan dua target politik tersebut tidak akan mudah. Ia menyoroti pergeseran persepsi publik terhadap figur Jokowi yang saat ini dinilai penuh kontroversi. "Jokowi saat ini bukanlah sosok sehebat saat menjabat presiden. Jokowi saat ini bukan lagi menjadi patron, tapi justru sosok yang penuh kontroversial," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat yang merosot serta kekecewaan dari sebagian pendukung fanatik akan menjadi kerikil tajam bagi manuver politik mantan Walikota Solo tersebut. Menurutnya, meskipun pendukung setia masih ada, jumlah kelompok tersebut sudah tidak lagi signifikan. "Jadi, untuk mewujudkan dua target itu tentu tidak mudah. Apalagi trust Jokowi yang sangat rendah di mata masyarakat, maka dua target itu kiranya makin sulit diwujudkan," pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik menyebut Jokowi akan kembali turun gunung menyapa masyarakat pada Juni 2026 mendatang. Ia mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah pulih 99 persen. "Kesehatannya sudah pulih 99 persen, dan rencananya bulan depan (Juni), beliau sudah akan keliling Indonesia kembali untuk menyapa masyarakat. Pak Jokowi akan didampingi relawannya ketika mengunjungi suatu daerah," ujar Freddy, Rabu (13/5/2026).
Artikel Terkait
Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim atas Ujaran Kebencian Suku Barbar ke Warga Minang
Refly Harun Sebut Kasus Ijazah Palsu Jokowi Kacau: Ini Masalah Utamanya
Panduan Lengkap Polyester Filament: Sifat, Proses Produksi, dan Tren Pasar Terkini
IKM Resmi Laporkan Abu Janda ke Bareskrim atas Ujaran Kebencian SARA