Mengenang Jenderal Ryamizard Ryacudu: Kisah Hidup, Karier Militer, dan Warisan Sang Mantan Menhan

- Minggu, 31 Mei 2026 | 23:25 WIB
Mengenang Jenderal Ryamizard Ryacudu: Kisah Hidup, Karier Militer, dan Warisan Sang Mantan Menhan


Atas pengabdiannya yang panjang, Ryamizard menerima berbagai tanda kehormatan militer dan sipil, termasuk Bintang Mahaputera serta sejumlah penghargaan militer tingkat tinggi Indonesia. Beliau dikenang sebagai salah satu tokoh militer paling berpengaruh di era reformasi, dengan pandangan nasionalis yang tegas dan konsisten dalam menjaga keutuhan NKRI.


Kenangan Mendalam di Kamboja


Sebagai jurnalis yang pernah menjadi mitra kerjanya, ada kesan mendalam yang sulit dilupakan dari sosok Ryamizard Ryacudu. Saat itu, tahun 1992, kami berada dalam satu camp selama 10 hari di Kompong Thom, Kamboja. Sikapnya yang terbuka dan bersahabat membuat hubungan personal tetap terjalin hingga ia berpangkat Jenderal bintang empat.


Kala itu, Letnan Kolonel Inf Ryamizard Ryacudu bertugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Kostrad dan memimpin Kontingen Garuda XII-B yang bermarkas di Kampong Thom. Kontingen Garuda (Konga) ini ditugaskan dalam pasukan perdamaian PBB di Kamboja (UNTAC) pada tahun 1992-1993. Selama dua tahun bertugas di daerah rawan konflik bersenjata yang berbatasan dengan Thailand, nama Letkol Inf Ryamizard Ryacudu cukup harum berkat pendekatannya yang humanis dengan masyarakat setempat dan tokoh-tokoh di Provinsi Kompong Thom.


Kecintaan penduduk Kompong Thom terhadapnya tampak jelas saat ia mengakhiri tugasnya. Ia dielu-elukan bak pahlawan karena pasukan yang dipimpinnya berhasil membebaskan 11 orang sandera di daerah perbatasan dengan Thailand.


Gagasan Pasukan Raider


Saat menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Ryamizard Ryacudu menggagas pembentukan pasukan Raider. Ide ini muncul untuk meningkatkan kemampuan tempur satuan infanteri biasa agar setara dengan pasukan khusus, terutama dalam merespons ancaman separatis dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada tahun 2003. Sebanyak 10 Batalyon Infanteri dari Kodam dan Kostrad dibentuk dan dilatih ulang selama 84 hari. Prajurit Raider dibekali tiga kemampuan utama: anti-teror, lawan gerilya, dan pertempuran berkepanjangan.


Jenazah almarhum Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu disemayamkan di rumah kediaman Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Pemakaman jenazah secara militer dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin, 1 Juni 2026.


Selamat jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu. Jasamu akan selalu dikenang bangsa.


Halaman:

Komentar