Profil Sony Sonjaya: Eks Wakil BGN yang Kabur dan Akhirnya Ditangkap

- Kamis, 04 Juni 2026 | 01:25 WIB
Profil Sony Sonjaya: Eks Wakil BGN yang Kabur dan Akhirnya Ditangkap

Pada tanggal 2 Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot Sony dari jabatannya. Belum genap sehari dicopot, Kejagung menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi program MBG. Kisah ini berubah dari film motivasi menjadi film Tom and Jerry versi anggaran negara.

Momen Kabur dan Penangkapan

Saat penyidik datang ke rumah para tersangka di pagi buta, dua tersangka lain berhasil ditemukan tanpa drama. Namun, giliran ke rumah Sony? Kosong. Sony menghilang. Entah sedang wisata spiritual, inspeksi awan, atau survei kualitas kasur hotel. Penyidik akhirnya menemukan Sony di sebuah hotel di Jawa Barat. Seorang mantan jenderal polisi yang biasa mengejar buronan, kini justru menjadi orang yang dikejar. Untungnya, beberapa jam kemudian Sony berhasil diamankan.

Kasus Korupsi dan Kenaikan Harta Spektakuler

Kasus yang menyeretnya berkaitan dengan dugaan jual beli titik SPPG dan dugaan afiliasi dengan yayasan-yayasan tertentu. Yang membuat publik terkejut adalah LHKPN Sony tahun 2025 tercatat sekitar Rp906 juta, namun setahun kemudian menjadi Rp12,9 miliar. Kenaikan yang sangat spektakuler.

Momen Epik Sebelum Pencopotan

Yang paling epik adalah sekitar satu jam sebelum pencopotan, Sony tampil di podcast membantah tuduhan. Dengan penuh keyakinan beliau bersumpah tidak terlibat. Satu jam kemudian, nasib berkata lain. Dari Wakil Kepala BGN menjadi tersangka, dari ruang rapat menjadi ruang pemeriksaan.

Kesimpulan

Kisah Sony Sonjaya mengajarkan satu hal berharga: jabatan tinggi bukan sayap malaikat, pangkat besar bukan jimat anti-borgol. Setinggi apa pun seseorang terbang, jika hukum memanggil, akhirnya tetap harus mendarat.


Halaman:

Komentar