Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama ke Kejagung: Bisakah Mantan Wakil Kepala BGN Jadi Justice Collaborator?

- Senin, 08 Juni 2026 | 13:25 WIB
Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama ke Kejagung: Bisakah Mantan Wakil Kepala BGN Jadi Justice Collaborator?

Ketiga spekulasi di atas tidak ada yang merugikan pihak Sony Sonjaya. Artinya, Sony Sonjaya cukup berhasil mengubah posisinya dari seorang pelaku menjadi korban. Padahal, pengajuan JC sendiri belum dilakukan. Ini menunjukkan kelihaian seorang Jenderal Polisi dibandingkan Jenderal TNI seperti Lodewijk Pusung.

Sejak dicopot, ditersangkakan, dan ditahan, hanya Sony Sonjaya yang bermanuver. Ia memposting tulisan tangan untuk Kepala BGN baru, Nanik S Deyang, dan menyatakan seolah masih ada orang besar lain selain dirinya. Sementara itu, Dadan Hindayana dan Lodewijk Pusung tidak mengambil langkah serupa.

Mengatakan bahwa ia tidak sendirian dan ada orang besar lainnya mungkin masih bisa diterima akal. Faktanya, Sony Sonjaya tidak ditangkap sendirian. Namun, upaya untuk beralih dari pelaku menjadi korban sudah tidak masuk akal. Ini adalah akal-akalan, mengingat ia bukan orang sembarangan—mantan Jenderal Polisi yang pastinya tahu banyak hal.

Krisna Murti, Elza Syarief, dan jajaran pengacara yang digunakan Sony Sonjaya juga bukan orang baru. Seperti Sony Sonjaya, mereka memiliki rekam jejak panjang, tidak hanya di jalur penegakan hukum tetapi juga di jalur politik. Secara politik, mereka tidak berada di ruang kosong. Hal ini bisa mempengaruhi arah kasus ini bergulir.

(Direktur ABC Riset & Consulting)


Halaman:

Komentar