Dokter Icha Meninggal Dunia Usai Diduga Diintimidasi Anggota DPRD Saat Tangani Pasien Gigitan Ular

- Senin, 29 Juni 2026 | 02:25 WIB
Dokter Icha Meninggal Dunia Usai Diduga Diintimidasi Anggota DPRD Saat Tangani Pasien Gigitan Ular

Viktor juga menyampaikan bahwa penyebab pasti meninggalnya Dokter Icha masih menunggu penanganan dan penjelasan medis lebih lanjut.

"Sebab meninggalnya Dokter Icha akan disampaikan setelah penanganan medis dilakukan. Terima kasih atas atensi dan dukungan teman-teman semua dalam bersama menjaga dan melindungi para medis di rumah sakit dalam menjalankan tugas dan pesan kemanusiaannya," katanya.

Kepergian Dokter Icha kemudian memunculkan perhatian luas. Keluarga menyebut dugaan intimidasi yang dialami almarhumah perlu diusut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi terhadap tenaga medis.

Kasus dugaan intimidasi di balik meninggalnya Dokter Icha kini masuk dalam proses penyelidikan. Polres Timor Tengah Utara memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional tanpa membedakan pihak yang terlibat.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote menyampaikan hal tersebut saat melayat ke rumah duka Dokter Icha di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Sabtu (27/6/2026).

Kapolres mengatakan kepolisian telah mengambil langkah hukum untuk mengusut dugaan intimidasi yang dialami Dokter Icha sebelum meninggal dunia.

"Secara verbal kami akan melaksanakan penindakan sesuai dengan prosedur. Jadi tidak ada pembedaan-pembedaan. Langkah hukum sekarang sedang kita ambil," ujar AKBP Eliana.

Menurutnya, penyidik telah memulai tahapan awal penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Saksi yang dimintai keterangan merupakan orang-orang yang berada bersama Dokter Icha saat peristiwa tersebut terjadi.

"Hari ini kita sudah memanggil saksi-saksi yang ketika itu bersama-sama dengan dokter Icha. Kita mengambil keterangan yang hari ini sudah dilaksanakan," katanya.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Polisi akan meminta dokumen medis terkait kondisi Dokter Icha setelah peristiwa dugaan intimidasi tersebut.

Polres TTU akan meminta rekam medis maupun catatan kesehatan dari RSU Leona Kefamenanu dan rumah sakit di Kupang, tempat Dokter Icha sempat menjalani perawatan.

Setelah pemeriksaan saksi selesai, penyidik akan memanggil tiga anggota DPRD Kabupaten TTU yang diduga terkait dalam peristiwa tersebut. Ketiganya akan dimintai klarifikasi mengenai kejadian di ruang IGD RS Leona.

"Setelah selesai pemeriksaan saksi-saksi teman-temannya dokter Icha, berikutnya kami akan memanggil ketiga anggota dewan tersebut untuk kita minta klarifikasi terkait kejadian itu," ucapnya.

Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD TTU terkait laporan keluarga almarhumah yang telah disampaikan kepada Badan Kehormatan DPRD. Koordinasi dilakukan agar laporan tersebut diproses sesuai mekanisme yang berlaku.


Halaman:

Komentar