Kendati memahami alasan di balik pemasangan pagar, Pramono tetap meminta agar seluruh pagar yang telah ditinggikan segera dibongkar. Ia menilai kekhawatiran yang berlebihan justru dapat menimbulkan kesan tidak kondusif dan mengganggu kenyamanan publik.
"Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali. Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik," kata Pramono.
Lebih lanjut, Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan koordinasi intensif dengan aparat keamanan guna menjaga stabilitas dan ketertiban di Ibu Kota. Sinergi antara TNI, Polri, dan unsur penegak hukum lainnya akan terus diperkuat demi memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
"Dan saya sebagai Gubernur Jakarta koordinasi dengan TNI, Polri, aparat penegak hukum lainnya, kami akan menjaga Jakarta. Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta," ungkap Pramono menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Preventive Strike Antisipasi Demo 31 Agustus di Jakarta
Gus Haris Resmi Tersangka Korupsi Bupati Pemalang: Kumpulkan Rp1,98 Miliar hingga Jadi Perantara Makelar Perkara
Viral Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api: Ini Penjelasan Resmi dan Tujuan Pelatihannya
BGN Temukan Dugaan Oknum Internal dalam Penyaluran Dana 414 SPPG, Kejagung Diminta Usut Tuntas