Identitas Korban Tewas Masih Dalam Investigasi
Mengenai identitas dua korban jiwa yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), Kapolres mengaku belum menerima laporan hasil identifikasi resmi dari RSUD Nabire. Proses autopsi masih dilakukan untuk memastikan identitas dan penyebab kematian korban.
BMP RI Soroti Situasi Keamanan dan Perlindungan Warga Sipil Papua
Secara terpisah, Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Raja Ampat menyoroti situasi keamanan di Tanah Papua yang dinilai masih memerlukan perhatian serius. Ketua BMP RI Raja Ampat, Herman Dimara, menekankan bahwa insiden kekerasan kerap berimbas pada keselamatan masyarakat sipil yang tidak memahami akar konflik.
“Dalam kurun waktu yang panjang, bahkan hampir setiap bulan, korban terus berjatuhan. Yang menjadi korban justru masyarakat sipil,” ujar Herman Dimara di Waisai, Minggu (22/2/2026).
Desakan Penegakan Hukum dan Pemulihan Keamanan
BMP RI Raja Ampat menilai keberadaan kelompok bersenjata masih menjadi ancaman yang menimbulkan ketakutan dan keresahan. Organisasi ini mendesak negara untuk hadir dengan penegakan hukum yang tegas dan adil guna memberikan perlindungan maksimal, khususnya di daerah konflik.
Mereka juga mengecam segala bentuk tindakan yang mengarah pada pelanggaran kemanusiaan dan berharap situasi keamanan segera pulih agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan normal kembali.
Artikel Terkait
IPW: Polisi Diadang Oknum TNI Saat Gerebek Gudang Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh: Massa Rusak Lambang Garuda dan Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Gempa NTT Magnitudo 7,7 Tewaskan 38 Orang: Evakuasi Korban Terjebak Reruntuhan Masih Berlangsung
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh di Baiturrahman: Massa Lempar Batu, Aparat Balas Gas Air Mata