Nasib Anak Satpam Sumarna Jadi Sorotan: Dibandingkan dengan Anak Terduga Maling di Bali

- Selasa, 28 Juli 2026 | 13:25 WIB
Nasib Anak Satpam Sumarna Jadi Sorotan: Dibandingkan dengan Anak Terduga Maling di Bali

Artis Kirana Larasati turut memberikan pendapatnya. Ia menekankan bahwa kasus di Bali harus dilihat secara utuh dari berbagai sisi.

"Untung aku ga gampang iba, entah kenapa otak dan hatiku selalu butuh beberapa hari untuk memproses berita kesedihan. Dan biasanya di beberapa hari terungkap banyak fakta lainnya," tulis Kirana.

Kirana mengaku kasihan dengan anak terduga maling, namun enggan ikut euforia. Ia menyoroti dampak psikologis jika anak tersebut tumbuh dengan menormalisasi perilaku mencuri.

"Anaknya kasihan. Kasihannya dari berbagai pov. Kehilangan bapak pasti. Tapi kasihan juga jadi anak yang melihat bapaknya maling. Bagaimana kalau anak tsb besarnya menormalisasikan maling? Semua ada sebab akibat," sambungnya.

Polri Ikut Bersuara

Auditor Kepolisian Itwasum Polri, Kombes Pol Dr. Manang Soebeti, juga menyoroti nasib anak satpam tersebut. Dalam akun Instagramnya, anggota Polri yang akrab disapa Pak Bray itu membagikan postingan tentang anak Sumarna.

"Hanya diam, inilah anak Sumarna satpam yang dibunuh di Waduk tangan diborgol," tulis Pak Bray dalam unggahannya.

Bantuan untuk Anak Satpam Sumarna

Istri Sumarna telah mencurahkan isi hatinya kepada Dedi Mulyadi. Anak-anak Sumarna rupanya telah menerima santunan dan beasiswa dari pihak pengurus Waduk Jatiluhur. Selain itu, Dedi Mulyadi memberikan santunan uang tunai sebesar Rp25 juta.

Setelah menerima bantuan, anak Sumarna terlihat langsung menyalami sang Gubernur. Dedi Mulyadi pun menasihati bocah tersebut untuk tetap semangat sekolah.

"Yang kelas empat yang mana? oh ini dede. Sekolah ya sekolah," kata Dedi Mulyadi sambil mengusap kepala anak Sumarna.


Halaman:

Komentar