Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Partai Demokrat, Konten Ditarik
Pengelola kanal YouTube Kajian Online secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. Permintaan maaf ini terkait sejumlah konten yang diakui tidak profesional dan tidak berimbang.
Pernyataan Maaf dan Penarikan Konten
Permintaan maaf disampaikan melalui pernyataan terbuka di kanal mereka. Pengelola mengakui telah menurunkan (take down) beberapa konten dan melakukan revisi terhadap materi lainnya setelah menerima masukan dari pihak terkait.
"Saya ingin meminta maaf dan berterima kasih kepada Pak SBY dan juga Partai Demokrat... beberapa yang harus di-take down sudah kita take down," ujar pengelola Kajian Online dalam videonya, Senin (5 Januari 2025).
Komunikasi Bersifat Kekeluargaan dan Komitmen Perbaikan
Menurut pengelola, komunikasi dengan Partai Demokrat berlangsung secara kekeluargaan dan tanpa tekanan. Pertemuan dilakukan dalam bentuk diskusi santai untuk bertukar pandangan mengenai pengelolaan konten.
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI