Perjuangan Pro Bono dan Risiko Penjara
Kurnia menekankan bahwa perjuangan mereka selama ini dilakukan secara pro bono atau tanpa bayaran. Mereka menanggung risiko besar, termasuk kemungkinan masuk penjara, semata-mata didasari keyakinan untuk mencari kebenaran.
"Kita sama-sama berjuang hampir 4 tahun, pro-bono, benar-benar dari hati kita sendiri, berjuang luar biasa," ucapnya.
Pesan untuk Eggi Sudjana: Kembali Istiqomah
Kurnia berharap Eggi Sudjana merenungkan kembali tindakannya. Ia mengingatkan Eggi untuk istiqomah di jalan yang benar sesuai dengan prinsip perjuangan yang selama ini diajarkan.
"Kira Abang Eggi kurang sabar saja dalam hal ini. Anda harus percaya kepada Allah sebagaimana yang Anda ajarkan kepada kami, istiqomah dan itu berat," pungkas Kurnia Tri Royani.
Kasus ini menyisakan konflik internal di antara pihak-pihak yang sebelumnya bersama-sama mengusung isu dugaan ijazah Presiden Jokowi, menyusul langkah damai yang diambil Eggi Sudjana.
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI