Perjuangan Pro Bono dan Risiko Penjara
Kurnia menekankan bahwa perjuangan mereka selama ini dilakukan secara pro bono atau tanpa bayaran. Mereka menanggung risiko besar, termasuk kemungkinan masuk penjara, semata-mata didasari keyakinan untuk mencari kebenaran.
"Kita sama-sama berjuang hampir 4 tahun, pro-bono, benar-benar dari hati kita sendiri, berjuang luar biasa," ucapnya.
Pesan untuk Eggi Sudjana: Kembali Istiqomah
Kurnia berharap Eggi Sudjana merenungkan kembali tindakannya. Ia mengingatkan Eggi untuk istiqomah di jalan yang benar sesuai dengan prinsip perjuangan yang selama ini diajarkan.
"Kira Abang Eggi kurang sabar saja dalam hal ini. Anda harus percaya kepada Allah sebagaimana yang Anda ajarkan kepada kami, istiqomah dan itu berat," pungkas Kurnia Tri Royani.
Kasus ini menyisakan konflik internal di antara pihak-pihak yang sebelumnya bersama-sama mengusung isu dugaan ijazah Presiden Jokowi, menyusul langkah damai yang diambil Eggi Sudjana.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia