Alasan Raja Juli Antoni Dinilai Layak Dicopot
Jamil menyoroti kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Ia menilai Raja Juli kerap menjadi sorotan karena persoalan perizinan Hak Guna Usaha (HGU) dan lemahnya pengawasan dalam manajemen pengelolaan hutan.
Kelemahan ini diduga berkontribusi terhadap bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Jadi, tidak memiliki komitmen kuat dalam menjaga hutan Indonesia. Kompetensinya di bidang kehutanan juga dipertanyakan," tutur mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.
Kritik terhadap Kinerja Bahlil Lahadalia
Sementara untuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jamil mengkritik sejumlah hal. Ketua Umum Partai Golkar itu diduga terseret masalah pertambangan ilegal dan membuka peluang bagi perusahaan swasta dari aktivitas tambang.
"Selain itu, kompetensinya di bidang ESDM juga dipertanyakan. Bahlil juga kerap memunculkan kontroversi sehingga menjadi beban presiden," sebut Jamil.
Ia menegaskan, reshuffle yang berbasis pada penilaian kinerja, integritas, dan kompetensi akan mampu meningkatkan kinerja Kabinet Prabowo Subianto secara keseluruhan.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019