Meski begitu, keterbatasan fasilitas masih ada. "Persediaan bukunya enggak begitu banyak... satu buku berdua," tuturnya. Hal ini menunjukkan bahwa meski gratis, kualitas dan kecukupan fasilitas masih menjadi tantangan.
Program Pemerintah: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat
Pemerintah telah meluncurkan sejumlah program untuk memperkuat pendidikan. Program Sekolah Garuda dirancang sebagai sekolah berasrama modern untuk mencetak SDM unggul. Sebanyak 80% siswanya mendapat beasiswa penuh.
Di sisi lain, Program Sekolah Rakyat secara khusus ditujukan untuk anak-anak dari keluarga ekstrem miskin. Saat ini, sudah ada 165 Sekolah Rakyat yang menampung lebih dari 15.000 siswa.
Kesimpulan: Jurang antara Aturan dan Implementasi
Tragedi di Ngada menjadi tamparan keras dan pengingat bahwa jurang antara jaminan konstitusi dan realita di lapangan masih lebar. Meski berbagai aturan dan program pemerintah telah ada, implementasi yang merata dan pengawasan yang ketat terhadap larangan pungutan di tingkat paling dasar masih menjadi pekerjaan rumah besar. Hak pendidikan gratis harus benar-benar dapat diakses oleh setiap anak di seluruh penjuru Indonesia, tanpa terkecuali.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019