Meski identitas pelaku teror belum diketahui, Siti menegaskan bahwa Badko HMI Jawa Barat tidak akan gentar. Intimidasi ini justru dianggap sebagai bahan bakar semangat bagi organisasi untuk lebih vokal menyuarakan aspirasi.
"Kami tidak takut. Teror ini justru berdampak pada terpantiknya semangat kami. Semakin diteror, semakin 'gacor'," tegas Siti Nurhayati.
Lebih lanjut, Siti menilai pola kekerasan dan intimidasi terhadap penyampaian aspirasi publik adalah bentuk nyata kemunduran demokrasi di Indonesia. Menurutnya, sangat keliru jika suara rakyat dibalas dengan kekerasan fisik maupun psikis.
"Kami sedang mengkaji apakah skemanya berupa demonstrasi atau aksi dalam bentuk lain. Intinya, semakin disiram, semakin tak padam," pungkas Ketua Badko HMI Jabar tersebut.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi di Tengah Krisis Rupiah dan Isu Mundur Menkeu Purbaya
Prabowo Tindak Tegas Korupsi BGN: Bukti Komitmen Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis
Sinyal 98 Jilid 2 Menguat, Noel Desak Prabowo Segera Rangkul PDIP dan Habib Rizieq