MULTAQOMEDIA.COM - Ketua Majelis Syura, Amien Rais, menyatakan siap menanggung segala risiko atas pernyataannya yang menyoroti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pernyataan ini menjadi sorotan publik dan memicu diskusi luas di kalangan masyarakat.
Majelis Syuro Partai Ummat, Ustaz Idrus Sambo, memberikan klarifikasi bahwa pernyataan Amien Rais bukanlah tuduhan pidana atau fitnah. Dalam perspektif agama Islam, istilah "liwath" memiliki konsekuensi hukum yang berat, namun pernyataan Amien Rais tidak masuk dalam kategori tersebut.
"Saya yakin betul. Bisa dibuktikan. Dalam bahasa agama namanya 'liwath' itu kalau kita menuduh orang, kamu liwath, itu harus bawa 4 orang saksi yang melihat betul, nah itu baru betul kalimat itu. Jadi ini hal yang berbeda," kata Idrus dalam diskusi Obor Rakyat Reborn bertajuk "Antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais", di Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurut Idrus, pernyataan Amien Rais lebih merupakan penilaian terhadap orientasi seksual yang dapat diamati dari perilaku sehari-hari. Ia menekankan bahwa orientasi seksual seseorang bisa terlihat dari cara berbicara dan tindakan kesehariannya.
Artikel Terkait
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019
Gibran Duduk di Barisan Menteri Saat Sidang Kabinet, Warganet Berspekulasi
Gibran Duduk di Barisan Menteri Saat Rapat Kabinet, Netizen Spekulasi Posisi Wapres Berubah