Jokowi Sengaja Ciptakan Adegan Injak Kepala Kerbau Demi Publisitas, Klaim PDIP

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:50 WIB
Jokowi Sengaja Ciptakan Adegan Injak Kepala Kerbau Demi Publisitas, Klaim PDIP

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, mengungkapkan cerita di balik momen Jokowi menginjak kepala kerbau dalam upacara adat di Lampung. Bestari menyebut bahwa Jokowi sama sekali tidak mengetahui akan ada prosesi menginjak kepala kerbau dalam upacara adat tersebut.

"Sebetulnya, kehadiran Pak Jokowi saat itu diundang untuk diberikan penghargaan adat setempat dengan gelar Baginda Pemuka Rakyat," kata Bestari pada Jumat, 3 Juli 2026. Ia membantah anggapan bahwa pemberian gelar tersebut merupakan permintaan Jokowi. "Bukan Pak Jokowi yang menentukan harus jadi apa. Beliau datang untuk menghormati undangan para tokoh dan dewan adat," bebernya.

Bestari menuturkan, berdasarkan pengakuan Jokowi, Presiden ke-7 RI itu tidak mengetahui bahwa sudah ada kepala kerbau yang disiapkan oleh tokoh adat. Pada momen tersebut, Jokowi bahkan sempat memprediksi bahwa hal itu akan menjadi perbincangan publik. "Disuruh duduk di depannya kepala kerbau. Beliau sempat bergumam, 'Wah, ini nanti ramai ini'," ungkap Bestari.

Keyakinan Jokowi bahwa upacara adat tersebut akan menjadi polemik semakin kuat saat ia diminta secara simbolis menginjak kepala kerbau. Bestari menegaskan bahwa Jokowi mengikuti seluruh prosesi sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh adat yang menggelar upacara. "Apalagi ketika kemudian diminta menjejakkan kaki di atas kepala kerbau. Beliau juga bergumam, 'Waduh, ini lebih ramai lagi nanti ini'. Jadi beliau sama sekali tidak tahu prosesi itu, ya ikut saja," ujar Bestari. "


Halaman:

Komentar