Dalam pidatonya, Jokowi menekankan bahwa target PSI bukan sekadar lolos ke Senayan, melainkan meraih kemenangan besar di 2029. "Sekali lagi saya sampaikan, target kita bukan hanya target masuk Senayan. Bukan itu. Target kita adalah kemenangan di 2029," kata Jokowi, dikutip Senin (3/8).
Meski tidak merinci sasaran besar yang dimaksud, Jokowi menyebut kalkulasi politik PSI dan antusiasme kader di berbagai daerah sebagai modal kuat. Ia menilai membludaknya peserta Rakorda di Kupang menjadi bukti dukungan nyata.
"Kalau soal masuk Senayan, saya tidak mendahului dan tidak sombong. Tetapi kita punya hitung-hitungan, kita punya kalkulasi. Masuk," jelas Jokowi.
"Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan?" sambungnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia