Dalam pidatonya, Jokowi menekankan bahwa target PSI bukan sekadar lolos ke Senayan, melainkan meraih kemenangan besar di 2029. "Sekali lagi saya sampaikan, target kita bukan hanya target masuk Senayan. Bukan itu. Target kita adalah kemenangan di 2029," kata Jokowi, dikutip Senin (3/8).
Meski tidak merinci sasaran besar yang dimaksud, Jokowi menyebut kalkulasi politik PSI dan antusiasme kader di berbagai daerah sebagai modal kuat. Ia menilai membludaknya peserta Rakorda di Kupang menjadi bukti dukungan nyata.
"Kalau soal masuk Senayan, saya tidak mendahului dan tidak sombong. Tetapi kita punya hitung-hitungan, kita punya kalkulasi. Masuk," jelas Jokowi.
"Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan?" sambungnya.
Artikel Terkait
Isu Pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Dinilai Upaya Rongrong Stabilitas Pemerintahan Prabowo
Isu Pergantian Kapolri Mencuat Lagi: DPR Bantah Terima Surpres, Kinerja Listyo Sigit Dinilai Masih Solid
Isu Kerusuhan Jakarta Agustus 2026: Edy Mulyadi Bongkar Spekulasi Dalang di Balik Rumor vs Bantahan Resmi Pemprov dan Polda Metro Jaya
Said Didu Sebut Ada Pengkhianat di Rezim Prabowo di Balik Kasus Febrie Adriansyah: Bocoran Info atau Serangan Oligarki?