Salah satunya dengan mengedepankan konsep koperasi desa (Kopdes) hingga sekolah rakyat yang kini dicetuskan Presiden Prabowo.
“Ideologis yang dibutuhkan agar roda perekonomian dan pembangunan kita tidak salah jalan. Di sisi yang lain, konkret. Kita ekonomi konstitusi tapi konkretnya apa? Terobosan itu bernama ekonomi rakyat yang dimulai dari desa, dengan Kopdes,” tegasnya.
“Dimulai dari masyarakat yang bawah, dengan sekolah rakyat. Dimulai dengan meningkatkan gizi dan mutu SDM, makan bergizi gratis. Itulah terobosan-terobosan strategis yang mazhab ekonomi hanya satu, (yakni)mazhab ekonomi konstitusi,” sambung dia.
Oleh karena itu, lanjut Cak Imin, langkah-langkah tersebut yang membawa optimisme dan diharapkan mendapat dukungan dari semua pihak.
“Karena kita butuh negara ini dibangun bukan saja berangkat dari negara, tapi juga berangkat dari rakyat dan akar rumput kita semua, partisipasi, gotong, royong, bahu-membahu, mutlak menjadi bagian dari kesuksesan itu. (Perlu) terobosan mengakhiri langkah-langkah business as usual,” tutupnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia