Subsidi BBM Malaysia Melonjak 4 Kali Lipat: Penyebab, Dampak, dan Respons Pemerintah

- Jumat, 13 Maret 2026 | 22:50 WIB
Subsidi BBM Malaysia Melonjak 4 Kali Lipat: Penyebab, Dampak, dan Respons Pemerintah

Subsidi BBM Malaysia Melonjak 4 Kali Lipat, Ini Penyebab dan Dampaknya

Pemerintah Malaysia memproyeksikan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) mengalami pelonjakan drastis. Angkanya diperkirakan melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi sekitar RM 3,2 miliar atau setara Rp 13,7 triliun per bulan.

Penyebab Utama: Harga Minyak Global dan Konflik Iran

Lonjakan beban subsidi ini dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah di pasar global. Eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, menjadi faktor pendorong utama ketidakstabilan harga energi dunia.

Harga BBM Tetap Dipertahankan Meski Subsidi Membengkak

Menteri Keuangan II Malaysia, Amir Hamzah Azizan, mengungkapkan bahwa sebelumnya subsidi BBM hanya sekitar RM 700 juta per bulan. Meski biaya subsidi membengkak, pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan harga BBM bersubsidi saat ini.

Harga bensin RON95 untuk masyarakat yang memenuhi syarat tetap dijaga di level RM 1,99 per liter (sekitar Rp 7.700) melalui skema subsidi BUDI95.

Rincian Kenaikan Subsidi BBM Malaysia


Halaman:

Komentar