Prabowo Diremehkan Celios: Rupiah Tembus Rp17.600, Ekonom Sebut Bahaya Besar Mengintai Desa

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 23:25 WIB
Prabowo Diremehkan Celios: Rupiah Tembus Rp17.600, Ekonom Sebut Bahaya Besar Mengintai Desa


Bhima menjelaskan bahwa ketergantungan Indonesia pada sistem ekonomi global membuat dampak pelemahan Rupiah sulit dihindari. Efeknya akan terasa pada harga energi dan kebutuhan pokok masyarakat.


Berbeda dengan krisis 1998, saat ini masyarakat tidak memiliki banyak alternatif. "Indonesia makin terintegrasi ke dalam sistem ekonomi global. Tahun 98 saat harga minyak tanah naik, orang bisa beralih ke kayu bakar. Tapi sekarang kayu bakarnya dari mana?" ungkapnya.


"Transmisi dari krisis energi global dan pelemahan Rupiah ini adalah efek yang mematikan bagi harga LPG dan kebutuhan pokok," pungkas Bhima.


Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat desa untuk tidak khawatir dengan kurs Dolar AS. Ia menilai aktivitas warga desa tidak bergantung pada mata uang asing.


"Mau Dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pake Dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri," ujar Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih pada Sabtu, 16 Mei 2026.


Halaman:

Komentar