Amnesty Internasional Kritik Keras Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS
Multaqomedia.com - Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Amerika Serikat mendapat kritik tajam dari Amnesty Internasional. Organisasi hak asasi manusia global ini menilai langkah pemerintah Indonesia berpotensi merusak tatanan hukum internasional dan mengikis komitmen negara terhadap nilai-nilai HAM universal.
Kritik tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. Ia mempertanyakan konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia, terlebih di saat negara ini sedang memimpin Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pertanyaan Kredibilitas di Dewan HAM PBB
"Bagaimana Indonesia efektif memimpin Dewan HAM jika membebek ke Trump yang lagi menyerang sistem internasional PBB? Miris. Board of Peace itu bagian dari meningkatnya serangan Trump ke PBB, lembaga keadilan internasional dan norma-norma universal," tegas Usman Hamid dalam keterangan tertulisnya.
Usman menambahkan, inisiatif yang mengklaim membawa perdamaian justru digunakan untuk menyerang hukum internasional dan melemahkan jaminan hak asasi manusia universal. Hal ini, menurutnya, menunjukkan standar ganda Indonesia di kancah global.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI