Rupiah Tembus Rp 17.718 per Dolar AS, 10 Bahan Pangan Ini Terancam Naik Harga

- Selasa, 19 Mei 2026 | 14:25 WIB
Rupiah Tembus Rp 17.718 per Dolar AS, 10 Bahan Pangan Ini Terancam Naik Harga

5. Tembakau

Industri rokok tertentu masih menggunakan tembakau impor, sehingga biaya produksi bisa meningkat saat rupiah melemah dan berimbas pada harga jual produk.

6. Susu

Kebutuhan susu, khususnya bahan baku susu bubuk, masih bergantung pada impor. Kondisi ini dapat memicu kenaikan harga produk olahan susu seperti susu kental manis dan susu bubuk.

7. Daging Sapi Impor

Pasokan daging sapi dari luar negeri cukup besar untuk memenuhi kebutuhan domestik. Pelemahan rupiah dapat menyebabkan harga daging sapi di dalam negeri ikut terdongkrak naik.

8. Bawang Putih

Hampir seluruh kebutuhan bawang putih dipenuhi dari impor, sehingga komoditas ini sangat sensitif terhadap perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

9. Ikan

Beberapa jenis ikan masih diimpor untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, terutama jenis tertentu yang tidak banyak diproduksi di dalam negeri.

10. Beras

Dalam kondisi tertentu, Indonesia masih melakukan impor beras untuk menjaga stok nasional. Jika rupiah melemah, biaya impor meningkat dan berpotensi memengaruhi harga beras di pasar.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok dalam waktu dekat seiring dengan terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional.


Halaman:

Komentar