Pernyataan Mahfud berlanjut dengan sentilan halus. Ia mengatakan bahwa keputusan membiarkan kader yang ditangkap KPK adalah langkah politik yang justru bisa menguntungkan Gerindra.
“Ini kesempatan Gerindra menghimpun dukungan masyarakat. Biarin aja meskipun anak buah saya. Tidak ada urusan, ambil saja kalau korupsi,” ucapnya.
Prabowo Bisa Intervensi, Tapi Memilih Tidak
Mahfud MD juga menyinggung bahwa Presiden Prabowo bisa saja dengan mudah meminta penundaan, intervensi, atau setidaknya menyatakan keberatan atas OTT KPK. Tetapi itu tidak terjadi.
“Kalau mau dilindungi kan gampang saja presiden halangi,” katanya.
Komentar Mahfud MD ini langsung ramai dibahas di publik. Pernyataan ini muncul di saat kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi tengah menjadi sorotan tajam.
Artikel Terkait
MAKI Kantongi Bukti Pejabat BGN Punya 20 SPPG, Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Baru
KPK Geledah Rumah Silmy Karim di Jakarta Selatan, Dikawal Ketat Brimob Bersenjata Lengkap
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Sebelum Tersangka, Demokrat: Langkah Tegas Berantas Korupsi Program MBG
Mantan Wakil BGN Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator, Siap Bongkar Tokoh Besar di Kasus Korupsi MBG