Perubahan sikap drastis Husein tidak hanya memicu pertanyaan hukum, tetapi juga kemarahan publik. Netizen menghujani aksinya yang dianggap flexing di media sosial, dinilai tidak sensitif terhadap beban masyarakat Pati. KPK menduga dana dari praktik jual beli jabatan perangkat desa yang dikumpulkan Sudewo mungkin digunakan untuk meredam aksi massa.
Update Terbaru: Tersangka dan Sitaan Rp2,6 Miliar
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Sudewo sebagai tersangka pemerasan jabatan perangkat desa dengan tarif Rp165 juta hingga Rp225 juta per kursi. Tiga orang kepercayaannya juga ditahan:
- Abdul Suyono (Kades Karangrowo, Korlap Jakenan)
- Sumarjiono (Kades Arumanis, Korlap Jaken)
- Karjan (Kades Sukorukun)
KPK mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp2,6 miliar, diduga setoran dari delapan Kepala Desa di Kecamatan Jaken. Penyidik kini menelusuri kemungkinan aliran dana haram ini untuk membayar koordinator demo guna mengamankan posisi Sudewo.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Tersangka TPPU Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin
Khalid Basalamah Kembalikan Rp 8,4 Miliar ke KPK, Begini Kronologi Kasus Korupsi Kuota Haji
Staf PBNU Mangkir Panggilan KPK Kasus Korupsi Kuota Haji Era Yaqut: Ini Kata Juru Bicara
Motif Balas Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei di Bandara Langgur Terungkap