MULTAQOMEDIA.COM - Qatar akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin Arab dan Muslim untuk mengecam serangan Israel di Doha. Konferensi tingkat tinggi (KTT) darurat itu sebagai bukti solidaritas negara Teluk tersebut.
Pertemuan pada Senin 15 September mendatang akan membahas "rancangan resolusi mengenai serangan Israel terhadap Negara Qatar" yang akan disusun pada Minggu dalam sebuah pertemuan tingkat menteri, kata pejabat Kementerian Luar Negeri Majed al-Ansari melansir Aljazeera, Sabtu (13/9/2025).
Pertemuan puncak ini mencerminkan "solidaritas luas Arab dan Islam dengan Negara Qatar dalam menghadapi agresi pengecut Israel ... dan penolakan tegas terhadap terorisme negara Israel", ujarnya, dikutip oleh kantor berita resmi QNA.
Para analis mengatakan, pertemuan itu dimaksudkan untuk mengirimkan sinyal yang jelas kepada Israel. Serangan Israel "dipandang di seluruh Teluk sebagai pelanggaran kedaulatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan serangan terhadap diplomasi itu sendiri", kata Andreas Krieg dari King's College London, seraya menambahkan bahwa pertemuan puncak tersebut mengisyaratkan bahwa "agresi semacam itu tidak dapat dinormalisasi".
Tujuannya adalah untuk menetapkan batasan yang jelas dan menghilangkan kesan di Israel bahwa mereka dapat bertindak tanpa hukuman. Harapkan sikap yang lebih tegas terhadap Palestina dan tindakan tegas terhadap Israel.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina