"Kami sudah memperingatkan bahwa agresi sedang berlangsung dengan dalih dan kedok palsu. Tujuannya hanya satu: perubahan rezim di Venezuela," ujar RodrÃguez. Ia menambahkan bahwa motif sebenarnya adalah untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dan menguasai kekayaan alam Venezuela yang melimpah.
Venezuela Buka Opsi Dialog dengan Syarat
Meski mengecam agresi AS, RodrÃguez menyatakan bahwa Venezuela tetap membuka pintu dialog. Pemerintah Venezuela bersedia menjalin komunikasi dan hubungan yang saling menghormati dengan pemerintahan Trump, dengan syarat utama kedaulatan dan integritas wilayah Venezuela dihormati sepenuhnya.
Pernyataan ini menegaskan posisi pemerintah Venezuela yang tidak goyah meski berada di bawah tekanan militer dan politik internasional, seraya menawarkan jalan diplomatik sebagai penyelesaian.
Artikel Terkait
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Dampak Psikologis Perang Gaza 2024-2025