"Kami sudah memperingatkan bahwa agresi sedang berlangsung dengan dalih dan kedok palsu. Tujuannya hanya satu: perubahan rezim di Venezuela," ujar Rodríguez. Ia menambahkan bahwa motif sebenarnya adalah untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dan menguasai kekayaan alam Venezuela yang melimpah.
Venezuela Buka Opsi Dialog dengan Syarat
Meski mengecam agresi AS, Rodríguez menyatakan bahwa Venezuela tetap membuka pintu dialog. Pemerintah Venezuela bersedia menjalin komunikasi dan hubungan yang saling menghormati dengan pemerintahan Trump, dengan syarat utama kedaulatan dan integritas wilayah Venezuela dihormati sepenuhnya.
Pernyataan ini menegaskan posisi pemerintah Venezuela yang tidak goyah meski berada di bawah tekanan militer dan politik internasional, seraya menawarkan jalan diplomatik sebagai penyelesaian.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu