Cara Kerja CIA dalam Operasi Penangkapan Presiden Maduro: Strategi dan Fakta
Operasi penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, menjadi salah satu misi paling rahasia dan berani yang melibatkan kerja intelijen CIA dan pasukan khusus Amerika Serikat. Bagaimana cara kerja CIA dalam operasi ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
1. CIA Melacak Kebiasaan dan Pergerakan Maduro Secara Intensif
Inti dari operasi ini dimulai dengan pengumpulan intelijen mendalam. CIA dikabarkan telah menyusup ke Venezuela dan membentuk unit kecil untuk melacak setiap pergerakan dan kebiasaan Presiden Maduro. Intelijen yang dikumpulkan mencakup detail seperti tempat tidur, pola makan, hingga lokasi perjalanannya. Bahkan, hewan peliharaan Maduro pun tidak luput dari pantauan. Informasi ini menjadi kunci untuk memetakan kerentanan dan merencanakan waktu serangan yang tepat.
2. Pengiriman Unit Kecil dan Latihan Khusus Bulan Sebelumnya
Persiapan operasi telah dimulai sejak berbulan-bulan sebelumnya. CIA diam-diam mengirimkan unit kecil ke Venezuela untuk memberikan "wawasan luar biasa". Pasukan elit AS juga melakukan latihan intensif dengan menggunakan replika kompleks kepresidenan Maduro, yang dibuat berdasarkan data intelijen. Metode ini mirip dengan latihan yang digunakan dalam operasi pembunuhan Osama bin Laden. Mereka bahkan berlatih dengan peralatan khusus seperti "obor besar" untuk menembus dinding baja di ruang aman Maduro.
Artikel Terkait
India Desak 10.765 Warganya Segera Tinggalkan Iran, Ancaman Militer AS Meningkat
Arab Saudi Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak & Hancurkan Ekonomi Global
Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah: Ancaman Serangan ke Iran Makin Nyata?
Serangan Militer AS ke Iran dalam 24 Jam? Analisis Terbaru dan Dampaknya