Klaim AS dan Respons Tegas dari Venezuela
Amerika Serikat menangkap Maduro dengan tuduhan terlibat dalam perdagangan narkoba dan senjata. Presiden AS saat itu, Donald Trump, bahkan menyatakan Washington akan "mengelola" Venezuela hingga terjadi transisi kekuasaan. Menanggapi hal ini, Delcy Rodriguez memberikan respons yang tegas. Ia menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro dan menegaskan bahwa Venezuela tidak akan pernah menjadi koloni atau budak kekaisaran manapun. Namun, di sisi lain, Rodriguez menyatakan kesiapan Caracas untuk membangun hubungan yang saling menghormati dengan Washington.
Komunikasi dengan Pihak AS dan Rusia
Laporan menyebutkan bahwa Delcy Rodriguez telah melakukan komunikasi dengan pejabat AS, Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Dalam pembicaraan tersebut, Rodriguez dikabarkan tampak bersedia untuk bekerja sama. Di saat yang bersamaan, ia juga berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Lavrov menyatakan solidaritas yang kuat dengan rakyat Venezuela dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai agresi bersenjata.
Pemerintah Venezuela secara konsisten membantah semua tuduhan keterkaitan dengan perdagangan narkoba. Mereka berargumen bahwa tuduhan dari AS hanyalah dalih untuk melakukan perubahan rezim di negara kaya minyak tersebut.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina