Presiden Kuba Kecam Penangkapan Maduro: "Ini Bukan Halaman Belakang AS!"
MULTAQOMEDIA.COM – Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel Bermúdez, melancarkan kecaman keras terhadap upaya penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk terorisme negara yang menargetkan pemimpin sah yang dipilih secara demokratis oleh rakyat Venezuela.
Menurut Díaz-Canel, penculikan terhadap seorang kepala negara yang sah merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan hukum internasional. Ia menegaskan bahwa tindakan semacam ini tidak boleh ditutup-tutupi atau diterima oleh komunitas internasional.
Presiden Kuba secara tegas menolak narasi yang menyebut Amerika Latin sebagai "halaman belakang" Amerika Serikat. Ia menuding bahwa kepentingan utama pihak imperialis, dalam hal ini AS, adalah untuk menguasai minyak, tanah, dan sumber daya alam Venezuela yang melimpah.
“Tujuan kaum imperialis adalah minyak Venezuela, tanah dan sumber daya alamnya. Tidak, Tuan-tuan imperialis, ini bukan ‘halaman belakang’ Anda,” tegas Díaz-Canel seperti dikutip media Rusia Vremya.ua, Senin, 5 Januari 2026.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan