Donald Trump Tegaskan AS Tak Butuh Hukum Internasional, Hanya Ikuti Moralitasnya Sendiri
Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, membuat pernyataan mengejutkan dengan menyatakan bahwa dirinya tidak perlu mengikuti hukum internasional. Dalam pandangannya, tindakannya hanya dipandu oleh moralitas pribadinya sendiri.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan dunia internasional setelah upaya penculikan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh pasukan komando AS. Insiden tersebut memicu pertanyaan tentang kepatuhan Amerika Serikat terhadap norma global.
Pernyataan Trump dalam Wawancara New York Times
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The New York Times, Trump dengan tegas menjelaskan bahwa tidak ada yang dapat membatasi kekuasaannya sebagai Panglima Tertinggi. "Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Itu satu-satunya hal yang dapat menghentikan saya," ujarnya.
Lebih lanjut, Trump menegaskan, "Saya tidak membutuhkan hukum internasional." Saat didesak mengenai kepatuhan Washington pada norma global, sikapnya sedikit melunak namun tetap ambigu. "Itu tergantung pada definisi hukum internasional Anda," tambahnya, menunjukkan bahwa interpretasi dan penerapannya sepenuhnya berada di tangannya.
Artikel Terkait
Donald Trump Ancam Kuba: Target Berikutnya Setelah Iran? Analisis Lengkap
Bunker Israel Rapuh? Jurnalis India Ungkap Fakta Mengejutkan dari Lapangan
Intelijen Rusia Bantu Iran Serang Situs AS-Israel? Fakta & Dampaknya
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Klaster: Iron Dome Tembus, Bandara Ben Gurion Terbakar