Bagi warga India yang belum dapat segera meninggalkan Iran, pemerintah memberikan panduan keamanan berikut:
- Membatasi pergerakan di wilayah publik.
- Menjauhi lokasi ramai dan area sensitif.
- Menjalin komunikasi rutin dengan Kedutaan Besar India untuk update informasi dan bantuan.
- Menyimpan dokumen perjalanan (paspor, kartu identitas) di tempat aman dan mudah diakses.
Imbauan ini merupakan tindak lanjut dari peringatan perjalanan yang telah dikeluarkan India sejak 5 Januari, yang meminta warga menghindari perjalanan non-esensial ke Iran.
Eskalasi Ketegangan Internasional
Situasi keamanan di Iran semakin memanas dengan laporan bahwa Gedung Putih telah memperingatkan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk untuk bersiap menghadapi kemungkinan tindakan militer terhadap Iran. Negara-negara Teluk sendiri dikabarkan khawatir perubahan rezim justru dapat memperkuat kelompok garis keras seperti Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Respons Iran dan PBB
Menanggapi ancaman tersebut, pemerintah Iran telah menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB untuk "mengutuk tanpa syarat" ancaman penggunaan kekuatan oleh Washington. Teheran menuding Washington dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas meningkatnya ketegangan dan kerusuhan di dalam negeri.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina