Iran Perkuat Pertahanan dengan 1.000 Drone Baru
Menanggapi ancaman tersebut, Iran tak tinggal diam. Dilaporkan sebanyak 1.000 unit drone atau UAV baru telah diterima oleh berbagai cabang Angkatan Darat Iran untuk mengantisipasi situasi yang diambang perang.
“Sesuai dengan ancaman yang ada, Angkatan Darat mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategisnya untuk pertempuran cepat dan memberikan respons yang menghancurkan terhadap setiap agresor,” ujar Panglima Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Amir Hatami.
Drone-drone canggih hasil pengembangan spesialis militer bersama Kementerian Pertahanan Iran ini dirancang untuk berbagai misi: destruktif, ofensif, pengintaian, dan peperangan elektronik. Mereka memiliki kemampuan untuk menargetkan sasaran tetap maupun bergerak di darat, laut, dan udara.
Peringatan Keras Iran ke AS
Juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, memberikan peringatan keras. Ia menyatakan bahwa respons Iran terhadap aksi AS tidak akan terbatas atau sesingkat seperti konflik Juni 2025 lalu.
“Kapal induk AS memiliki kerentanan serius dan banyak pangkalan Amerika di wilayah Teluk berada dalam jangkauan rudal jarak menengah kami,” tegas Akraminia dalam siaran televisi pemerintah.
“Jika kesalahan perhitungan dilakukan oleh Amerika, respons kami akan diberikan secara instan dan tegas. Ini tidak akan seperti operasi cepat yang dibayangkan Trump selesai dalam dua jam,” tandasnya.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu