Epstein berkali-kali membahas keinginannya bertemu Putin dengan Thorbjorn Jagland, mantan PM Norwegia. Dalam email 2013, Jagland bahkan menawarkan bantuan untuk mengatur pertemuan, dengan menyatakan tugasnya adalah "mendapatkan pertemuan dengannya [Putin]".
Tawaran Informasi Rahasia tentang Donald Trump
Pada 2018, upaya Epstein semakin intens. Ia meminta Jagland menyampaikan pesan kepada diplomat Rusia bahwa Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov bisa mendapatkan "informasi" dengan berbicara padanya. Epstein mengklaim duta besar Rusia sebelumnya "memahami Trump setelah percakapan kami".
Koneksi dengan "The Duke" dan Perempuan Rusia
Dokumen juga memuat email 2010 antara Epstein dan alamat bernama "The Duke", yang diduga merujuk pada Pangeran Andrew. Epstein mengatur makan malam antara "The Duke" dengan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun yang digambarkannya sebagai "pintar, cantik, dan dapat dipercaya".
Hingga saat ini, belum ada bukti yang mengonfirmasi bahwa pertemuan antara Jeffrey Epstein dan Vladimir Putin benar-benar pernah terjadi. Namun, dokumen ini memperlihatkan lingkaran dan ambisi gelap Epstein yang menjangkau tingkat elite global tertinggi.
Artikel Terkait
Iran Pamerkan Rudal Supersonic Fateh-100 di Teheran, Pesan Keras untuk AS dan Israel
Singapura Peringatkan Perang AS-China di Pasifik: Dampaknya Lebih Dahsyat dari Konflik Lain
Hizbullah Serang Posisi Militer Israel di Lebanon: Penyebab & Dampak Eskalasi Terbaru
RS Indonesia di Gaza Diduduki Israel: Fakta, Makna Rising Lion, & Tanggapan Keras RI